6 Cara Mengatasi Trust Issues : Perasaan Takut Mempercayai Orang Lain

 

6 Cara Mengatasi Trust Issues

Apa itu trust Issues?

Trust issues merupakan perasaan takut yang dapat berasal dari pengkhianatan, pengabaian, atau manipulasi yang diterima dari orang sekitar. Hal ini bisa disebabkan oleh kejadian yang terjadi dari masa lampau atau kejadian yang terjadi di masa sekarang. Permasalahan ini bukanlah hal sepele yang bisa kita abaikan, rasa kepercayaan merupakan dasar dari terbentuknya hubungan yang baik. Mengalami trust issues akan menyebabkan kita menjadi terisolasi, kesepian dan sulit membuka diri. Trust issues juga dapat menyebabkan seseorang cenderung mudah overthinking.


Ciri Orang Yang Memiliki Trust Issues:

Ada beberapa hal yang dapat menunjukkan bahwa seseorang mengalami trust issues

     ·        Tertutup, menolak menjalin hubungan lebih mendalam
·        Merasa curiga terhadap orang di sekitar mereka
·        Terlalu protektif terhadap seseorang, merasa takut bila orang tersebut pergi
·        Kesalahan kecil yang dilakukan orang lain terasa besar dan sulit untuk dimaafkan
·        Menghindari komitmen

L   Lalu bagaimana cara mengatasi kecenderungan sulit untuk mempercayai orang lain?

    6 Cara Mengatas Trust Issues: 

1. Memaafkan dan Memberi Kesempatan

Memaafkan memang terasa sulit, namun ketika maaf mengalir dengan tulus, Anda secara tidak langsung tengah menyembuhkan rasa sakit yang bersarang dalam diri Anda. Hal ini tentu tidak terjadi dengan mudah, namun Anda perlu belajar memaafkan sekalipun mungkin rasa percaya Anda belum bisa Anda berikan kembali.

Ketika Anda tengah memafkan, Anda bisa memberi waktu pada diri Anda dan memutuskan apakah Anda bisa mempercayai orang tersebut kembali atau tidak? Kita perlu menyadari bahwa setiap orang memiliki kesalahan, memberi kesempatan bisa menjadi opsi yang perlu kita pertimbangkan. Berikan waktu hingga diri Anda siap memberi kepercayaan.

2. Berikan Waktu Untuk Diri Anda Merasa Kecewa dan Sedih

Perasaan sedih dan kecewa bukanlah sesuatu yang buruk. Menerima semua emosi yang kita rasakan akan membuat fase penerimaan terjadi lebih cepat. Akan ada rasa sedih bila menyadari bahwa mungkin teman Anda menghancurkan kepercayaan Anda, akan ada rasa kecewa yang Anda rasakan ketika melihat beberapa orang mengkhianati atau memanfaatkan kebaikan Anda. Kita harus menerima kenyataan bahwa tidak semua orang memiliki niat yang baik, kita juga perlu menyadari bahwa semua orang dapat berubah, dan setiap manusia memiliki egonya masing-masing. Begitupun dengan diri kita sendiri bukan?

Tak ada yang bisa Anda kendalikan, Anda hanya bisa mengendalikan bagaimana Anda bereaksi dan mengambil sikap setelahnya. Biarkan rasa kecewa dan sedih Anda keluar, tuangkan lewat sesuatu yang bisa membuat Anda lebih tenang. Seperti misal : mendengar musik, bermain musik, menulis atau bercerita dengan orang yang dapat Anda percaya. 

3. Buat Batasan Dengan Orang Yang Tak Bisa Dipercaya

Ketika kita memutuskan untuk memaafkan seseorang bukan berarti kita membiarkan diri kita diperlukan sama berulang kali.  Buat batasan sejauh mana Anda bisa menerimanya dalam hidup Anda. Seperti misal, Anda tidak mentolerir bila mereka bersikap A, B, atau C. Atau bisa seperti : Anda hanya akan bersama mereka dalam kondisi A.  Hal ini perlu dilakukan dengan kesadaran penuh, bangun batasan Anda sebagai bentuk kepedulian terhadap diri Anda, bukan sebagai hukuman untuk orang di sekitar Anda.

4. Bangun Rasa Percaya Pada Diri Sendiri dan Orang Terdekat

Membangun rasa trust atau percaya setelah pengkhianatan, pengabaian, atau dimanfaatkan berkali-kali bukan hal yang mudah. Ego Anda akan bersikap defensive untuk mencegah luka dan masalah yang sama terjadi dalam diri Anda, dan ini merupakan sesuatu yang normal.

Anda dapat memulainya  dengan membangun rasa percaya pada diri Anda sendiri, yakinlah ketika Anda melakukan sesuatu dengan tulus dan kepercayaan Anda dihancurkan, permasalahannya bukan pada diri Anda. Mungkin semua yang terjadi merupakan pembelajaraan untuk pendewasaan diri ke depan.

Bangun rasa percaya Anda pada diri Anda dan kepada Tuhan, Anda juga bisa memulainya dengan mengeratkan ikatan Anda dengan orang yang sebelumnya sudah Anda percaya, percaya saja orang-orang terdekat, orang yang selama ini Anda percaya dan tidak pernah mengecewakan Anda. Satu teman baik lebih cukup dibanding sekumpulan orang yang membuat Anda mempertanyaan kelayakan diri Anda.

5. Ubah Pemikiran Negatif Pada Diri Sendiri

Salah satu hal  negatif yang mungkin terjadi ketika kita selalu dikecewakan hingga sulit untuk percaya dengan orang lain adalah perasaan tidak layak atau merasa semua terjadi karena kesalahan diri kita sendiri. Sebagai contoh, ketika Anda berteman dengan seseorang dan mereka membohongi Anda lebih dari sekali, atau mereka membuat janji-janji kecil dan berulang kali melupakannya. Anda bisa jadi merasa bahwa Anda bukan orang yang penting, Anda dapat berpikir bahwa ada perasaan ‘unworthy’ atau tidak layak pada diri Anda, kejadian tersebut bukan hanya berimbas pada perasaan kecewa, namun bisa menyerang kepercayaan diri seseorang.

Faktanya, apapun tindakan yang orang lain lakukan terhadap diri kita, tidak menunjukkan seperti apa kualitas diri kita, namun menunjukkan kualitas diri mereka yang sebenarnya. It’s not about you, It’s about them. there’s nothing wrong with you.

Dengan begitu Anda dapat lebih mudah membuka diri, Anda akan lebih berpikiran terbuka dan siap menjalin relasi baru dengan orang di sekitar

6. Sadari Bahwa Selalu Ada Resiko Ketika Anda Memberi Kepercayaan Kembali

Hal terakhir yang perlu kita mengerti adalah selalu ada kemungkinan Anda akan terluka dan kecewa ketika kita membangun sebuah relasi dengan orang lain, dan hal tersebut adalah hal yang wajar. Kita tidak bisa mengendalikan bagaimana orang lain bersikap terhadap diri kita. Terima kenyataan ini dengan pikiran terbuka, resiko selalu ada, dan menutup diri terus menerus untuk menghindari rasa sakit tak akan menyelesaikan apapun. 

Dalam hidup kita akan berjumpa dengan banyak orang, dan beberapa di antara mereka hadir untuk memberikan pelajaran. Perasaan hancur ketika ketulusan Anda dimanfaatkan, perasaan kecewa ketika sahabat Anda meninggalkan Anda, Rasa sesak ketika orang-orang menyepelekan janji-janji yang mereka berikan terhadap Anda merupakan hal yang wajar.

Jangan biarkan Perlakuan Yang Anda Terima Mengubah Siapa Diri Anda Yang Sebenarnya

Ini akan terdengar naïf, namun percayalah—hal ini menjadi pendewasaan dan menjadikan Anda pribadi yang lebih baik ke depannya. Terutama bila tindakan apa yang akan Anda lakukan mempengaruhi misi jiwa Anda ke depan.

Saya pernah menerima hal yang menyakitkan yang membuat saya berpikir bahwa semua orang berengsek dan tidak dapat dipercaya. Rasa sakit tersebut membuat saya seolah memberi hukuman ke semua orang—saya membenci semuanya dan bersikap skeptis, hingga akhirnya saya menyadari bahwa tindakan tersebut tidaklah benar. Saya tidak bisa membenci semua orang hanya karena saya disakiti beberapa orang dalam hidup saya.

Sejak saat itu, saya mencoba memegang prinsip bahwa “Apapun yang orang lakukan tidak akan mengubah bagaimana saya bersikap, bagaimana saya akan mencintai, dan mengubah siapa diri saya yang sebenarnya”. Bila Anda ingin bersikap baik, lakukan. Bila Anda ingin berbagi cinta kasih dengan tulus, lakukan. Bila Anda ingin menolong dan menunjukkan perhatian, lakukan.  Tanpa berpikir bahwa Anda harus mendapatkan hal yang sama. (Memahami prinsip cinta-kasih tanpa ego)

Bila seseorang melukai Anda, maka itu masalah Anda dengan mereka, selesaikan apa yang dapat diselesaikan dan jangan biarkan hal tersebut membuat diri Anda tertutup. Bila orang yang menyakiti Anda meminta tolong terhadap Anda (dan bila Anda dalam keadaan mampu), maka tolong mereka atas dasar kemanusiaan, karena Anda ‘sesama manusia’,  bukan lagi sebagai teman atau orang penting dalam hidup Anda lagi.

Anda tidak mengubah siapa diri Anda, Anda hanya mengubah makna dan nilai seseorang di dalam hidup Anda. Yakinlah bahwa karma baik akan selalu datang, dan apa yang Anda tanam akan menjadi apa yang Anda tuai kelak. Anda hanya perlu percaya pada diri Anda dan semua rencana Tuhan

Nah, begitu 6 cara mengatasi trust issues , membuka diri setelah hati Anda terluka memang tidak mudah, namun Anda harus percaya bahwa Anda akan menemukan orang-orang yang tepat! 

Semoga tips di atas membantu, sampai jumpa kembali!

Late Night Letter : "I don’t want to, but you make me do"

 

Late Night Letter :  "I don’t want to, but you make me do"

This message is not for everyone, it's very specific, just simply check another post, because I'll be a little dramatic in here. 



Late night letter to my person, 



You know who you are, 

I could handle your mind games,


I could handle it when you act strange and made a distance. I am accepted all of your weakness, your traumas, I realized we are through shit behind the scenes. Giving you reflection, freedom, and belief to keep faith in you is the type of my love language. 


Show me your scars, and I promise to heal them.


I stand by you, no matter how bad you threaten me. I’ll forever believe in you, even when you gave me no reasons to believe. 


But when it involves another woman, When I see someone else secretly involved in all of your plans, your business, I can’t. It is not the same type of pain I could handle anymore. You are wrong if you think that I'm the type of woman who just likes to wait and see what can you offer to me. I want to support you from the start, I want to be there and help you to reach your dream. 


I'm not mad if I saw you with all-girl surrounding you. But I’m not dumb to see someone else intentions, it’s really clear to see, that she has something for you, she wants you secretly, that’s the reason why I mad.


All of this time, I give you space and time, you can go as long as you want, and come back whenever you want, and still, I believe in you. 


I am ash from your fire, you know?


I’m such a fool for thinking that maybe you are different from the rest. I’m too naïve, to always say you are such a lovely good man and be your first army when people try to throw a sit on you. Shame on me to always feel like I owe something and let my heart be destroyed repeatedly.


I remember small details about you—your birthday, your things, your behavior, I was supported you secretly. I gave you freedom, I pray for you and your dreams, I appreciate you in every single change that I can. I gave it my all, even if you gave me nothing at all. 


So tell me what to give after that?


I know it was dark, and I realized it took me a long time to heal and recover my heart from all of this shit. If I could playback a time, I hope that I never meet you. I wish I never know you. I know your presence in my life has the biggest impact on my spiritual journey, and I know it’s divinely guided, there’s no coincidence. It’s not just a physical attraction, cause I feel it energetically, that’s the hardest part of it.


I promise to myself, to never negotiate about my happiness, and maybe—I'm not sure either, after what I know about it, even if there is something I haven't discovered yet, I have a perfect reason for leaving you behind, to be more focus about my mission in life. It’s not because I'm stopping loving you, it is hard for me to start loving someone, but when I fall, I fall deep. But I was just thinking that maybe it was the right time to listen to my ego, to protect my heart cause you made me feel like I was replaceable. I don’t want to, but you make me do

 

Take a bow. I don't want to fight anymore. I am emotionally drained and exhausted. 

 



Your beautiful fool, 


Puti Sabrina



Soul Family, 6 Tanda Kamu Bertemu Keluarga Jiwamu!

6 Tanda Kamu Bertemu Keluarga Jiwamu! 

Pernahkan Anda bertemu seseorang dan merasa seperti Anda mengenalinya sejak lama? Seperti perasaan familiar sekalipun belum pernah bertemu secara fisik sekalipun?

Hal tersebut dapat menjadi tanda bahwa Anda bertemu keluarga jiwa Anda, atau yang sering disebut dengan soul family.


Apa itu Keluarga Jiwa atau Soul family ?

Soul family atau keluarga jiwa adalah beberapa orang yang memiliki kesesuaian energi atau lebih mudah dikatakan dengan orang-orang yang berada dalam frekuensi dan vibrasi yang sama dengan Anda, hal ini mencakup perkembangan fisik, mental, dan spiritual. Bila memahami makna kesatuan utuh pada postingan "Memahami Makna Oneness" , kita akan mengerti bahwa kita semua terhubung. Kita terbentuk dari energi yang terkoneksi satu sama lain. Bila hubungan satu individu dengan semua orang di dunia dianalogikan sebagai lautan yang luas, soul family merupakan orang-orang yang terbentuk dan berada pada gelombang yang sama dengan kita.

Mengapa soul family hadir?

Tujuan besar pertemuan Anda dengan keluarga jiwa Anda tidak lain untuk perkembangan, pembelajaran dan memberikan pengalaman dalam hidup satu sama lain. Keluarga jiwa Anda hadir sebagai guru hidup, yang berorientasi pada evolusi jiwa Anda. Namun selayaknya guru, ada kalanya seorang guru akan mengajarkan dengan lembut dan penuh kasih sayang, ada kalanya juga guru tersebut akan mengajarkan dari cara yang menyakitkan. Hal ini juga yang membedakan hubungan  antara soulmate, karmic, dan kembaran jiwa Anda. Dan perlu kita ketahui, kita bisa memiliki banyak soulmate, yang datang dalam bentuk persahabatan, keluarga, dan juga percintaan.

Entah untuk sementara atau untuk menemani Anda dalam jangka waktu yang lama, setiap pertemuan dengan keluarga jiwa Anda akan memberikan perubahan pada hidup Anda.

Ciri-ciri Soul family !

1. Kontak Mata Yang Dalam

Ciri utama bila seseorang merupakan keluarga jiwa Anda  adalah sorot mata yang membuat Anda merasa tidak asing ketika pertama kali bertemu dengan mereka. Anda seolah mengenali mereka,  seperti apa yang banyak dikatakan orang : Mata merupakan jendela jiwa!

2. Kesesuaian Vibrasi

Satu hal yang membuat Anda mudah beradaptasi dengan keluarga jiwa Anda adalah karena kesesuaian vibrasi, manusia terbentuk dari energi, dan tidak sulit bagi Anda melakukan pengenalan satu sama lain. Namun kesesuaian vibrasi tidak selalu diartikan dengan memiliki karakter atau sifat yang sama, bila Anda bertemu dengan seseorang dan merasa Anda satu frekuensi, Anda merasa memiliki sifat dan karakter yang sama dengan mereka, hal itu bisa mengindikasi bahwa hubungan jiwa  yang datang adalah soulmate atau pasangan jiwa. Kalian akan merasakan kecocokan dalam berbagai hal.  Anda dapat memiliki banyak soulmate dalam hidup Anda.

Bila Anda bertemu seseorang dan merasa seperti melihat sebuah refleksi, seolah bila Anda menunjuk kesalahan mereka –namun jemari Anda justru berbalik pada diri sendiri, besar kemungkinan hubungan jiwa Anda adalah kembaran jiwa. Kembar di sini lebih bersifat mirroring, orang ini cenderung memiliki sifat dan karakter yang biasanya bertolak belakang dengan Anda, namun secara tidak sadar –memiliki nilai dan misi jiwa yang sama. Bila Anda bertemu dengannya, Anda akan merasakan bahwa Anda tidak  bisa menemukan orang yang sama seperti kembaran jiwa  Anda. Kembaran jiwa Anda hanya ada 1 selama hidup Anda. 

Dan yang terakhir adalah karmic, yang hadir dengan memberikan pembelajaran dengan cara yang menyakitkan. 

3. Keluarga Jiwa Anda Menarik Anda

Ada hal yang selalu terjadi pada diri saya ketika saya bertemu dengan keluarga jiwa saya. Secara tidak sadar ketika saya pertama kali melihat mereka, sesuatu menarik saya untuk menjatuhkan pandangan saya pada mereka, tanpa ada rasa tertarik, tanpa merasakan emosi apapun, entah mereka lelaki atau perempuan, saya bisa tiba-tiba menjatuhkan pandangan saya pada mereka. It just blank!

Dan hal menarik lainnya, saya akan ingat bagaimana pertama kali saya bertemu dengan keluarga jiwa saya—di ruang mana saya bertemu mereka, apa yang mereka lakukan, bahkan keadaan di sekitar, semua seperti tersimpan dalam pikiran saya.

Ketika Anda bertemu keluarga jiwa Anda, Anda akan menjatuhkan perhatian Anda pada mereka, ada sebuah magnet yang membuat Anda merasa terhubung! Dan bila saat itu Anda belum menyadari keberadaan mereka, keluarga jiwa Anda sendiri yang akan menemukan Anda dan mencoba terhubung dengan Anda.

3. Anda Merasa Seolah Mengenali Mereka Sejak Lama

Dari banyak keluarga jiwa yang saya temui, ada satu hal yang saya ingat karena saya rasa sedikit unik. Saya pernah bertemu dengan salah satu soulmate di sebuah perjalanan kereta, kami memiliki rentang usia lebih dari 11 tahun, namun anehnya, percakapan kami mengalir dan selalu terhubung (bahkan untuk topik yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya), hal ini terjadi karena soul family memiliki core value yang sama satu sama lain. Anda bisa berbicara dengan mereka seolah Anda bisa menjadi diri Anda sendiri. Anda bisa dengan mudah melakukan penyesuaian dan memahami mereka dengan cepat.

4. Memahami Bahasa Tubuh Satu Sama Lain

Anda tidak perlu mempelajari bagaimana bahasa tubuh seseorang, Anda juga tidak perlu mencoba mengamati gerak-gerik mereka dengan sulit. Dengan keluarga jiwa Anda, semua  terasa  mengalir, Anda seolah mengerti bagaimana cara komunikasi mereka, Anda memahami apa yang ingin mereka sampaikan!

5. Kehadiran Mereka Memberikan Perkembangan Pada Hidup Anda!

Hal terakhir yang dapat Anda sadari bila Anda bertemu dengan keluarga jiwa Anda adalah : Anda akan mendapatkan perubahan dalam diri Anda, entah perubahan signifikan, atau perubahan kecil yang tidak Anda sadari. Bahkan bila Anda hanya bertemu dalam satu hari, hanya bertemu untuk sementara waktu, keluarga jiwa Anda selalu memberikan pelajaran dalam jiwa Anda.

6. Mereka Datang Saat Anda Membutuhkan Bantuan

Bantuan dalam hal ini tidak selalu diartikan dengan diri Anda berada dalam kondisi yang sulit. Hubungan Anda dengan keluarga jiwa Anda lebih dari sekedar interaksi fisik, namun lebih pada pengembangan diri Anda dalam aspek mental dan spiritual. Anda bisa saja saat itu merasa Anda tidak kesulitan, Anda tidak memiliki permasalahan dalam diri Anda, namun ternyata Anda hanya belum menyadari bahwa selama ini Anda menyimpan banyak masalah, bahkan luka yang perlu Anda bersihkan, disaat inilah keluarga jiwa Anda datang. 

Keluarga jiwa Anda bisa juga hadir untuk membantu Anda mengeluarkan potensi terbaik Anda. Mereka bisa datang dengan memberi sebuah trigger yang kadang bermakna untuk menuntaskan masalah dalam diri Anda, atau sebuah trigger yang membantu Anda menjadi versi terbaik dari diri Anda!

Jadi, itulah 6 tanda bila  Anda bertemu dengan keluarga jiwa  Anda, sudah tahu siapa saja orangnya? 


Lirik Terbaik Dari Album Folklore Taylor Swift, Review!

Review Lirik Terbaik Dari Album Folklore Taylor Swift

Folklore, merupakan album ke 8 dari  Taylor Swift yang direlease pada 24 Juli 2020. Album yang mengusung genre alternative-indie  kali ini memiliki 16 soundtrack,  lagu-lagunya yang seolah memiliki cerita, dan dibangun dengan prespektif yang lebih luas dan emosional membuat album ini memenangkan album of the year dari Grammy Awards ke 63, dan berhasil menempati billboard top 200 selama enam pekan berturut-turut.

Lirik terbaik album folklore


Keberhasilan album folklore tidak lepas dari lirik-liriknya yang sangat menyentuh dan puitis. 

Berikut lirik terbaik dari beberapa lagu di album folklore:

1. Peace

"But I'm a fire, and I'll keep your brittle heart warm
If your cascade ocean wave blues come
All these people think love's for show
But I would die for you in secret"

Secara umum, peace menceritakan tentang seorang perempuan yang  mencintai kekasihnya dengan tulus dan akan memberikan apapun untuk kekasihnya kecuali keadamaian/ “Peace”. Lagu ini cocok untuk perempuan penuh masalah yang mencintai seorang lelaki yang baik dan tenang. Perempuan di sini sadar bahwa masalah akan selalu datang bila lelaki tersebut memilih bertahan bersamanya.

Contohnya seperti penggelaran lirik di bawah ini:

"I'd give you my sunshine, give you my best
But the rain is always gonna come if you're standing with me"

2. Invisible string

"Hell was the journey but it brought me heaven"

"And isn't it just so pretty to think?
All along there was some, Invisible string
Tying you to me?"

Penggalan lirik tersebut menceritakan bagaimana kita harus berkali kali merasakan patah hati, bertemu dan mencintai orang yang tidak tepat, sebelum akhirnya menemukan kekasih sejati. Lagu ini terdengar manis karena menggambarkan sejauh apapun kita pergi, selalu ada invisible string yang membuat kita terhubung dan kembali pada belahan jiwa kita.

3. This is me trying

"They told me all of my cages were mental, so I got waster like all my potentioal and my words shot to kill when im mad, I have a lot of regrets about that"

Penggalan lirik di atas menjelaskan mengenai seorang perempuan yang membangun dinding kokoh untuk semua orang yang berusaha masuk ke dalam hidupnya, walau secara tidak sadar hal tersebut menutup kemungkinan bahwa ia akan menemukan cinta yang baru. This is me trying menjelaskan mengenai seseorang yang masih berusaha untuk kembali dan berjuang untuk kisah cintanya.

4. The One

"I guess you never know, never know
And if you wanted me, you really should've showed
And if you never bleed, you're never gonna grow
And it's alright now"

Banyak pendengar yang beranggapan bahwa lagu ini merupakan mature version dari lagu You belong with me, dan saya rasa hal tersebut benar. Lagu The one terdengar ringan namun terasa manis untuk di dengarkan.

5. My Tears Richochet

"Even on my worst day, did I deserve, babe
All the hell you gave me?
Cause I loved you, I swear I loved you
Til my dying day"

"And if I'm dead to you, why are you at the wake?
Cursing my name, wishing I stayed
Look at how my tears ricochet"

Dan lagu tersedih dari album folklore goes tooooooMy tears Richochet”, lagu ini menceritakan mengenai seorang lelaki yang selalu melukai hati kekasihnya, namun secara tidak sadar ia melukai dirinya sendiri. Sadly, hal ini sering terjadi, seseorang baru menghargai makna orang lain ketika orang tersebut telah pergi. Lagu ini akan tepat untuk menemani masa patah hati Anda agar lebih dramatis!

6. Cardigan

"You drew stars around my scars, but now im bleedin"

Mungkin pertama kali mendengarkan lagu ini Anda akan sedikit bingung karena lagu ini sangat puitis dan banyak kata yang sulit dipahami. Namun yang menarik dari lagu cardigan adalah, lagu ini benar-benar memiliki alur cerita dari awal dimulai hingga lagu berakhir. Penggalan lirik di atas menjelaskan mengenai kehadiran seseorang yang membuat kebahagiaan dalam hidupnya, namun ketika orang tersebut pergi, ia kembali terluka.  

7.Exile

"You're not my homeland anymore, so what am I defending now?"

Lagu yang tepat untuk menjelaskan kondisi hubungan yang telah berakhir, Exile menceritakan tentang seorang perempuan yang sudah berusaha memberi banyak “sinyal”, namun kekasihnya terlalu bodoh untuk melihat dan membaca isi hati kekasihnya. Silahkan dengarkan lagu ini ketika Anda baru putus!

8. Ivy

"How’s one to know? I meet you where the spirit meet the bone, in the face forgotten land"

Lagu ini menceritakan tentang perselingkuhan seorang perempuan yang sudah menikah, namun dikemas dengan lirik lirik ciamik yang membuat lagu ini sangat menarik.  Album folklore memang tepat untuk orang-orang yang seharusnya pergi mengunjungi therapist!

9. Hoax

"Stand in the grasses saying “give me a reasons”, your faithless love is only hoax I believe in"

Mari kembali berduka dengan lagu Hoax, masih bercerita mengenai patah hati, lagu hoax menjelaskan mengenai seorang kekasih yang memperlakukan menyakiti pasangannya dengan buruk.

10. Seven

"Sweet tea in the summer
Cross your heart, won't tell no other
And though I can't recall your face
I still got love for you"

Lagu seven merupakan lagu yang menceritakan mengenai seseorang yang mengalami kehidupan masa kecil yang tidak menyenangkan dari orang tuanya. Lirik di atas juga menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki luka masa kecil akan sulit untuk terbuka dengan orang di sekitarnya. Makna lagu ini juga dipertegas dari lirik:

"And I've been meaning to tell you, I think your house is haunted. Your dad is always mad and that must be why"

11. The lakes


"Take me to the lakes where all the poets went to die
I don't belong, and my beloved, neither do you
Those Windermere peaks look like a perfect place to cry
I'm setting off, but not without my muse"
 

Dan lagu paling puitis dan menjadi lagu favorite saya dari album folklore adalah The lakes! Sulit untuk menentukan bagian mana yang menjadi lirik terbaik, karena semua lirik yang digunakan selalu menyiratkan suatu cerita dan berhasil menyentuh hati pendengarnya. Lagu ini menceritakan tentang perempuan yang merasa ingin pergi dari kehidupan  yang ia jalani sekarang, ia ingin menjauh dari keramaian dan hidup dengan damai dengan pujaan hati. Lagu ini akan relate untuk kalian sudah muak dengan semua yang ada di sekiling kalian, dan hanya ingin menjalani kehidupan yang private dan damai.

Jadi, itu sedikit ulasan mengenai lirik-lirik terbaik dalam album folklore, mana lagu yang menjadi lagu favorite kamu?

6 Cara Mempertajam Intuisi! Berani Mencoba?

 

6 Cara Mempertajam Intuisi! Berani Mencoba?

Ditulis oleh : Fatihatun Puti Sabrina

Intuisi merupakan bagian dari diri manusia yang dibawa sejak lahir. Intuisi hadir untuk membimbing, melindungi, dan membantu diri kita untuk berkembang lebih baik lagi.  Intuisi lebih sering kita sebut dengan firasat atau insting. Munculnya intuisi dapat membuat kita memahami sesuatu tanpa memerlukan alasan yang logis. Namun gaya hidup saat ini membuat kita bias, menyebabkan kita sulit terhubung dengan intuisi kita sendiri. Ketika kita tidak pernah menggunakan intuisi kita, besar kemungkinan kita akan kehilangan kemampuan intuisi yang kita milikki.

Fatihatun Puti Sabrina

Berikut 6 Cara Untuk Mempertajam Intuisi Anda:

1. Sisihkan Waktu Dengan Diri Sendiri

Hal pertama yang dapat dilakukan untuk menguatkan intuisi adalah dengan terbiasa memberikan waktu untuk diri sendiri. Intuisi merupakan bagian dari jiwa seseorang, menyangkut hubungan dengan diri terdalam. Interaksi dengan orang di sekitar sering kali membuat kita bias dengan apa yang sebenarnya kita rasakan.

Doktor Richard Carlson—ahli pskiatris sekaligus penulis buku psikologis best seller, mengatakan bahwa ia selalu terbangun lebih pagi dibanding semua anggota keluarganya hanya untuk menghabiskan waktu seorang diri. Entah dengan membaca buku, atau hanya diam menikmati secangkir teh hangat tanpa melakukan apapun. Kebiasaan ini akan memberikan space antara diri kita dan lingkungan di sekitar, kita akan memiliki waktu untuk memproses dan memahami apa yang kita inginkan, pemikiran, juga emosi yang kita rasakan

2. Cegah Emotional Detachment

Menyinggung dari menghindari bias pada diri sendiri yang sempat ditulis pada point pertama, kita perlu belajar untuk menerima dan merasakan semua emosi yang kita alami dengan kesadaran penuh bahwa kita manusia. Rasa marah, kesal, sedih, kecewa, bahkan perasaan cemburu atau iri, merupakan sesuatu yang manusiawi.

Mencegah emotional detachment akan meningkatkan kesadaran /“awareness”  terhadap diri sendiri, di detik kita belajar melakukan penerimaan secara emosional (sekalipun untuk hal yang rasanya menyakitkan), saat itu pula kita belajar berdaimai dengan ego kita, dengan begitu intuisi akan menguat. Pahami lebih lanjut mengenai Cara Membedakan Ego dan Intuisi 

3. Belajar Empati

Intuisi memang terdapat dalam diri kita, namun ia selalu bereaksi ketika kita berhadapan dengan orang lain atau kondisi tertentu. Sebagai contoh, pernahkah Anda merasa tidak nyaman ketika bertemu dengan orang-orang baru dalam hidup Anda?  Atau merasa bahwa Anda seolah bisa mempercayai dan merasa nyaman tanpa memerlukan alasan logis dibalik hal tersebut? Itu merupakan kinerja dari intuisI Anda. Ia memberikan red flags untuk hal yang kurang baik dalam perkembangan jiwa Anda, dan memberikan confirmation (pada diri saya, misalnya : munculnya rasa hangat yang saya rasakan di dada saya, atau perasaan familiar yang memberi tanda kesesuaian energi/vibrasi).

Melatih empati sama dengan melatih rasa. Untuk memulainya, belajarlah untuk melihat dan menerima berbagai sudut pandang. Ubah keterbiasaan menghakimi menjadi penerimaan dan toleransi. Biasakan diri kita untuk membayangkan bagaimana berada di posisi orang lain sebelum memberikan masukan atau penghakiman. Dengan begitu empati Anda akan meningkat, dan intuisi Anda semakin menguat.

4. Meditasi

Salah satu cara terbaik yang dapat membantu kita untuk menguatkan intuisi adalah dengan bermeditasi. Meditasi pada setiap orang memiliki tujuan yang berbeda, namun bila kita bahas secara garis besar, meditasi adalah fase di mana kita mencoba berkomunikasi dengan diri sendiri tanpa adanya gangguan dari dunia luar. Bila dikaitkan dengan melatih intuisi secara spiritual, meditasi akan membuat kita mengetahui bagaimana intuisi kita mencoba berinteraksi dengan diri kita. Contohnya : dari pendengaran, sense of knowing, melalui penglihatan, feeling dan masih banyak lagi.

Meditasi membantu kita untuk lebih dekat dengan intuisi kita, salah satu mental state dari silva method, menjelaskan bahwa meditasi rutin membuat kita terhubung dalam salah satu state level  yang membantu kita untuk belajar, mengingat, berinteraksi dan membaca pikiran dan emosi diri sendiri dan orang lain. Dengan bermeditasi secara rutin akan memudahkan kita untuk memproses intuisi dalam diri.

5. Belajar Menikmati Hidup Dimasa Sekarang

Bayangan dari masa lampau dan kekhawatiran akan masa depan dapat membuat kita semakin sulit untuk terhubung dengan intuisi kita. Masa lampau yang belum bisa direlakan, dan rasa khawatir untuk apa yang belum terjadi dalam hidup kita memberikan tempat untuk ego menguasai diri. Ego sering menimbulkan perasaan takut dan khawatir, membuat kita berpegang pada sesuatu yang sudah seharusnya kita lepaskan. Sadar atau tidak, kebiasaan tersebut akan membuat kita sulit menikmati hidup di masa sekarang. Maka dari itu, belajar untuk live in the now, live the moment, agar intuisi Anda menguat.

6. Latih Intuisi Anda Dari Hal Sederhana.

Terakhir, kita bisa meningkatkan intuisi kita dengan berlatih. Pikirkan objek atau situasi tertentu, pejamkan mata Anda, dan biarkan intuisi Anda memunculkan beberapa skenario dalam pikiran Anda. Perhatikan berapa lama intuisi Anda berjalan lebih cepat dalam salah satu skenario dibanding skenario yang lain.

Contoh, Anda membayangkan seekor kucing, biarkan pikiran Anda memahami bahwa Anda sedang memikirkan seekor kucing, setelahnya Anda bisa jadi berjalan ke luar rumah, atau bersantai di depan teras, lalu Anda seolah merasa bahwa Anda ingin menoleh ke kanan, dan boom—seekor kucing Ada di sisi kanan Anda. Atau ketika Anda mengirim sebuah pesan dan mendapat balasan, cobalah untuk menebak situasi dan feel apa yang Anda terima dari pesan tersebut (Berfokus pada energi secara general, bukan sesuatu yang sangat spesifik).

Tentu jawaban kita tidak selalu benar, namun setidaknya kita telah belajar untuk menggunakan kata hati kita dalam kehidupan sehari-hari.  Semakin kita melatih intuisi kita dari permainan permainan kecil yang kita buat, kita tahu berapa lama waktu yang diperlukan untuk intuisi kita menjawab, kita juga bisa mengetahui dan terbiasa untuk memahami bagaimana intuisi kita berbicara dengan kita. Dengan sering berlatih, intuisi kita akan menguat!

6 hal di atas dapat diterapkan untuk menguatkan intuisi yang ada di dalam diri manusia. Jadi, sudah siap untuk melatih intuisi Anda?

 


Bagaimana Cara Membedakan Ego dan Intuisi? Berikut Tips dan Contohnya

 

Bagaimana Cara Membedakan Ego dan Intuisi? Berikut Tips dan Contohnya

Ego dan Intuisi merupakan dua hal yang terdapat dalam diri manusia. Secara psikologis, ego merupakan bagian dari pikiran kita yang memiliki kemampuan untuk memahami dan menganalisis hal hal di sekitar, ego lebih menegaskan pada apa yang kita rasakan. Dalam diri manusia, ego memiliki fungsi dasar untuk memastikan kebutuhan dasar kita terpenuhi—atau kita berada dalam kondisi aman dan tidak terancam. Fungsi dasar inilah yang membuat ego kerap menuntut kita untuk berpikir mengenai hal yang akan kita rencanakan di masa yang akan datang, ego membuat manusia berada di zona nyaman, semata –mata untuk menghindari sesuatu yang dapat mengancam berdasarkan apa yang direkam dalam memori seseorang.

Sedangkan intuisi manusia adalah sesuatu yang datang dari dalam jiwa kita. Tracey Dawn dalam blognya mengenai Intuition vs Ego, menjelaskan bahwa intuisi merupakan bagian dari jiwa seseorang. Di mana jiwa kita lebih berorientasi pada perkembangan diri dan mengarahkan kita agar menjalani hidup dengan cinta. Intuisi manusia yang berasa dari dalam jiwa manusia membantu kita untuk terus berada pada jalan yang seharusnya kita lalui. Namun saat ini, sangat jarang manusia yang hidup dengan mendengarkan intuisi mereka, kehidupan saat ini membuat banyak orang hidup dalam ego mereka.


Lalu bagaimana cara membedakan Ego dan Intuisi?


Intuisi Muncul Lebih Awal, Ego Muncul Setelahnya Dengan Membawa Alasan

Ketika kita memikirkan sesuatu atau bertanya pada diri sendiri mengenai hal tertentu, intuisi Anda akan muncul lebih awal, berusaha memberitahu Anda sesuatu tanpa membuat Anda berpikir mengenai hal-hal yang tidak seharusnya Anda pikirkan. Sedangkan ego akan muncul setelahnya, ego datang membawa banyak alasan dan membuat Anda mempertanyakan kembali keputusan yang ingin Anda buat.

Sebagai contoh, ketika Anda bertanya pada diri Anda, “Apakah saya harus resign dan pindah tempat kerja?”, jika intuisi Anda memberi jawaban “Ya”, jawaban tersebut akan menjadi jawaban yang pertama kali muncul dan terasa sangat natural. Tak lama kemudian, ego Anda— yang menyadari bahwa tindakan Anda memiliki resiko, yang merasa terancam karena Anda mulai keluar dari zona nyaman Anda—akan muncul setelahnya dengan membawa banyak pertanyaan, seperti :

“Bagaimana bila saya resign dan keputusan tersebut salah?”

“Bagaimana bila lingkungan kerja saya yang baru tidak lebih nyaman dari sekarang?”

Dan masih banyak hal lainnya yang membuat Anda merasa ragu dengan keputusan yang akan Anda buat.


Intuisi Terasa Mengalir, Ego Menimbulkan Reaksi Emosional

Ego datang dari kepala—tepatnya pada bagian pre frontal cortex (bagian depan otak). Ego bermain dengan emosi sehingga kita lebih emosional. Sedangkan intuisi, merupakan sesuatu yang berasal dari hati kita. Mungkin Anda pernah mendengar kata “trust your gut feelings” Intuisi merupakan sebuah firasat, yang membuat kita mengetahui sesuatu walau kadang terlihat tidak logis.

Bila Anda ingin mencari tahu lebih jauh, terdapat keterkaitan antara sistem pencernaan dan otak manusia—yang bila dijelaskan secara singkat “Pencernaan yang merupakan otak kedua manusia—bertugas memberi sinyal , sedangkan otak yang akan berpikir tindakan apa yang kita lakukan selanjutnya”

Intuisi memberi tahu Anda firasat, sesuatu yang terasa mengalir dan tidak menimbulkan gejolak emosi tertentu pada diri Anda. Sementara Ego biasanya akan membuat kita lebih emosional.

Sebagai contoh, ketika Anda khawatir teman Anda tidak bisa dihubungi. Bila intuisi Anda memberi jawaban bahwa ‘teman Anda sibuk’, jawaban tersebut akan mengalir, bahkan sering kali kita sangkal karena terasa hambar, namun uniknya, ketika memikirkan hal yang sama—jawaban yang sama akan kembali muncul.

Berbeda dengan ego, dalam kasus di atas mungkin ego akan datang dengan pertanyaan ‘Bagaimana bila teaman Anda mengalami sesuatu yang buruk di jalan?, atau ‘Bagaimana bila teman Anda marah dan sedang tidak mau berbicara kepada Anda?’, lalu setelahnya rasa takut, khawatir, marah, sedih, akan muncul dan membuat diri Anda tak nyaman. Inilah ego, menimbulkan reaksi yang lebih emosional.


Intuisi Berlandaskan Cinta dan Kasih, Sementara Ego didasari Rasa Takut dan Khawatir

Karena berorientasi pada perkembangan diri dan rasa cinta kasih, intuisi akan terdengar lebih bijak, intuisi Anda memberi Anda keberanian untuk meraih sesuatu yang selama ini Anda inginkan, intuisi Anda akan membimbing Anda untuk belajar mendengarkan kata hati Anda, karena intuisi yang berasal dari jiwa manusia, mereka tahu apa yang terbaik untuk Anda. Sedangkan Ego, yang berfungsi untuk memastikan manusia berada dalam keadaan aman dan tidak terancam sering muncul membawa rasa takut dan khawatir. Ego mungkin akan menghakimi keputusan Anda, membuat Anda berpikir bahwa seharusnya Anda tidak melakukan hal tersebut, ego akan membuat rasa takut sebagai senjata untuk membuat  seseorang tetap berada di dalam zona yang menurutnya aman.

Berikut tiga tips berserta contoh untuk membedakan intuisi dan ego dalam diri manusia. Untuk dapat benar-benar mengerti dan memahami perbedaan keduanya diperlukan waktu dan seringnya melatih diri untuk mengenali keduanya. Sejatinya kedua hal tersebut akan selalu ada di dalam diri manusia, kita tidak dapat memungkiri dan mengabaikan peran keduanya dalam diri kita. Yang perlu kita lakukan adalah belajar untuk mengenali kapan intuisi dan ego berbicara kepada kita.  Selamat berlatih!