Mengenal Clairsentience : Ciri - Ciri Intuisi Perasaan

Mengenal Clairsentience : Penjelasan dan Ciri - Ciri Intuisi Perasaan!

Ditulis Oleh : Fatihatun Puti Sabrina

Setiap orang memiliki intuisi mereka bawa sejak lahir, entah yang datang dari pengelihatan, pendengar, pengetahuan, ataupun perasaan. Salah satu jenis intuisi yang ada pada diri manusia adalah Clairsentience.  Clairsentience terdiri dari kata sentience yang berarti perasaan, dan clair yang memiliki arti jelas. Pada clairsentience, intuisi akan berbicara pada mereka melalui perasaan. 


apa itu clairaudience



Lalu Apa Ciri-Ciri Intuisi Perasaan?


1. Cenderung Sensitif dan Emotional 

Karena intuisi ini datang melalui perasaan, orang-orang Clairsentience biasanya merupakan orang yang cenderung sensitif. Mereka merasakan apa yang terjadi pada orang lain seolah hal tersebut terjadi pada diri mereka sendiri. 

Ketika mereka melihat orang lain sedih, mereka akan merasa sedih seolah hal tersebut benar-benar terjadi pada diri mereka. Dan ketika mereka melihat orang lain merasa bahagia, mereka dapat merasakan rasa bahagia yang sama. 

2. Mudah Membaca Energi Ruangan / Tempat

Apa Anda pernah mengunjungi rumah yang terlihat bagus, namun merasa kurang nyaman berada sana? Atau ketika Anda memasuki ruangan, dengan instan Anda dapat mengetahui bagaimana suasana ruangan tersebut? Dua hal ini dapat menjadi pertanda jika Anda Clairsentience.  

Seorang clairsentience dapat  merasakan suasana ruangan ketika mereka memasuki suatu tempat. Hal ini dapat dirasakan entah ruangan tersebut dalam kondisi kosong ataupun tidak. Mereka tetap merasakan energi dominan dari tempat tersebut. 

Hal ini sering terjadi di diri saya. Namun, ada satu kejadian membekas yang terjadi ketika saya mengunjungi salah satu gedung bersejarah di sebuah kota. Bila selama ini informasi yang beredar di masyarakat mengenai gedung tersebut hanya  perihal  'kisah horror dan mistis',  saya  justru  merasa sedih dan ingin menangis ketika berkunjung ke sana. Rasanya seperti sesuatu yang berat menekan dada saya. Dan ketika saya kembali ke kota saya, saya baru mengetahui bahwa gedung tersebut pernah dijadikan tempat penyiksaan di masa kolonial, dan emosi yang saya rasakan berasal dari energi yang saya serap dari kejadian pilu di masa lampau. 

3. Impresi Yang Anda Berikan Pada Seseorang Sering Kali Benar

Apa Anda pernah bertemu seseorang dan merasa bahwa Anda dapat berteman dan mempercayai mereka walau kalian tidak pernah bertemu sebelumnya? atau Anda pernah merasa seolah Anda harus melindungi diri Anda ketika bertemu seseorang? seolah merasa ada sesuatu yang salah, namun Anda tidak memiliki alasan logis dibalik semua asumsi Anda?

Dan mengejutkannya, semua impresi yang Anda berikan benar. 

Bila Anda sering mengalami hal ini, Anda bisa jadi seorang clairsentience. Intuisi Anda akan memberi tahu mana orang yang memiliki ikatan kuat dengan Anda, mana orang yang tepat untuk perkembangan diri Anda, dan mana yang tidak perlu Anda biarkan masuk dalam hidup Anda. Bila ada seseorang yang memiliki niat kurang baik pada Anda, Anda akan merasa tidak nyaman dan ingin menjauh. 

4. Membutuhkan Space Untuk Diri Sendiri

Entah Anda seseorang dengan tipikal kepribadian tertutup atau terbuka, jika Anda seorang clairsentience, Anda akan membutuhkan waktu untuk diri Anda sendiri. Rasa sensitif pada clairsentience akan membuat mereka merasakan semua energi di sekitar mereka, hal ini membuat mereka mudah merasa overwheelming. 

Bila Anda Clairsentience, berikan diri Anda waktu dan space untuk me-recharge energi Anda ya!

5. Menghindari Tayangan Atau Konten Yang Cenderung Sadis.

Seorang clairsentience cenderung memilih untuk tidak melihat berita kekerasan atau menonton film bergenre gore, konten seperti ini membuat mereka sangat tidak nyaman. Mereka juga cenderung tidak ingin melihat pemberitaan yang hanya menampilakan penderitaan dan rasa sakit makhluk lain (entah pada manusia atau hewan). 

Orang- orang clairsentience memilih untuk tidak mengetahuinya bukan karena mereka tidak peduli, Mereka sadar berita tersebut dapat membayangi pikiran mereka selama berhari-hari, hal ini terasa sangat menyiksa karena di saat yang bersamaan mereka seolah tak bisa melakukan apapun untuk memperbaiki keadaan.  

6. Reaksi  Unik Pada Bagian Tubuh Tertentu
 
Bila clairaudience mendapatkan physical sign dari pendengaran, seorang clairsentience akan merasakan reaksi tubuh seperti rasa hangat di dada mereka, rasa merinding, atau perubahan suhu tubuh (dingin atau hangat). 

Karena clairsentience merupakan intuisi yang lebih dominan di diri saya, clairsentience saya lebih reaktif dibanding dengan clairaudience saya. Rasa merinding pada diri saya terjadi ketika saya mengerjakkan sesuatu yang melibatkan hati saya, sedangkan rasa panas pada punggung saya biasanya terjadi saat saya kewalahan dari sisi emosi. Dan bila ada 'eksistensi' lain yang cenderung kurang bersahabat, tubuh saya merespon dengan perasaan was-was dan tidak nyaman, hingga saya terus-menerus memperhatikan sudut ruang tertentu.

Bila Anda seorang clairsentience, perhatikan bagaimana intuisi berbicara melalui perubahaan tubuh Anda ya!

7. Anda Benci Melihat Ruang Pribadi Anda Berantakan

Anda mengerti bahwa setelah hari yang panjang, kenyamanan dan rasa aman adalah hal yang Anda inginkan. Rumah Anda, khususnya kamar Anda merupakan personal space untuk Anda, tempat di mana seharusnya Anda bisa me-recharge energi Anda. Anda akan benci bila seseorang membuat ruangan Anda berantakan, Anda juga mungkin merasa risih bila melihat barang Anda tidak berada di tempat yang seharusnya. 

7 hal di atas merupakan ciri bila Anda seorang clairsentience. Jika Anda merasa bahwa Anda tidak cocok dengan ciri di atas, Anda mungkin memiliki jenis intuisi yang lain, seperti yang dapat dilihat pada jenis-jenis intuisi

Tips Untuk Clairsentience

Bila Anda clairsentience, Anda harus belajar membangun batasan dan mengerti kapan Anda dapat berinteraksi dengan orang di sekitar, dan kapan Anda perlu waktu untuk diri sendiri. Pastikan Anda selalu mengerti emosi yang Anda rasakan. Belajarlah untuk membedakan mana emosi Anda dan mana emosi yang Anda terima dari orang lain. 



Reference : 






7 Tips Menulis Untuk Pemula : Dijamin Ampuh!

7 Tips Menulis Untuk Pemula : Dijamin Ampuh!

Ditulis Oleh : Fatihatun Puti Sabrina


Cara Jago Menulis


Bagi beberapa orang, menulis merupakan hal yang mudah dilakukan, namun masih banyak di antara kita yang merasa sulit untuk menulis. Lalu bagaimana caranya untuk memulai menulis? Berikut tips dan contohnya:

       Pilih Topik Yang Menarik Untukmu

Mendalami sesuatu yang menarik untuk kita akan terasa lebih mudah dibanding dengan topik yang tidak menarik hati kita. Dalam menulis—ketika kita ingin tulisan tersebut terasa hidup—maka libatkan hati kita dalam proses pembuatannya. Tentukan topik dan jenis tulisan yang lebih kamu sukai. Semisal bila kamu tertarik menulis sebuah novel, maka tentukan jenis novel apa yang menarik bagimu, sesuatu yang terasa mengalir dan tidak membuatmu terasa terpaksa ketika melakukannya. Semisal romance, fantasy, horror, ataupun jenis chicklit. Melihat pasar memang perlu, namun memaksakan sesuatu yang tidak kamu sukai bisa membuat kreatifitasmu tidak maksimal.

Begitupun dengan menulis sebuah buku, kamu bisa menentukan tipe buku yang ingin kamu buat. Kamu bisa menulis buku self improvement, ilmu pengetahuan, biografi, dan masih banyak lainnya!

Tentukan Plot dan Inti Tulisanmu

Selanjutnya, kamu perlu menentukan plot dan inti dari topik yang ingin kau buat. Yap, dalam beberapa kasus banyak penulis yang  membiarkan tulisan mereka mengalir tanpa membuat plot terlebih dahulu. Namun akan lebih baik untuk menentukan plot dan inti pesan dari tulisan yang ingin kita buat. Selain menjaga agar apa yang ditulis sesuai dengan batasan topik, hal ini juga mempermudah dalam membuat isi pembahasan!

Membaca dan Riset

Saat menulis, pernahkah kamu merasa seolah kamu mengetahui apa yang ingin kamu tulis, namun merasa bingung bagaimana cara menyampaikannya? Yap, mungkin kamu perlu memperkaya diksimu! Membaca adalah salah satu cara agar diksimu terus berkembang.

Akan lebih baik lagi bila referensi bacaanmu sesuai dengan topik yang akan kamu tulis, bila kamu berniat menulis sebuah buku self-improvement, perbanyaklah membaca buku-buku pengembangan diri!

 

Pahami Cara Kerja dan Sumber Inspirasimu

Memahami bagaimana dirimu bekerja dan apa yang memancing inspirasimu adalah hal yang penting. Beberapa orang merasa lebih mudah dalam menulis dalam kesunyian, beberapa yang lainnya mungkin tidak bermasalah di kelilingi beberapa orang atau menulis sembari diiringi alunan musik. Kamu bisa memperhatikan kondisi dan waktu yang membuatmu nyaman.

Kamu juga bisa mencari sumber-sumber insipirasimu dalam menulis, semisal dengan menonton film, mendengarkan musik, pergi ke beberapa tempat untuk refreshing, dan masih banyak lagi!

 

Revisi dan Edit Hasil Karyamu

Sekalipun hanya untuk iseng-iseng dan tidak berniat untuk dipublikasikan, terbiasalah merevisi dan mengedit apa yang telah kamu tulis. Baca kembali hasil tulisanmu, rasakan seolah kamu bertukar posisi menjadi pembaca, apakah ada kata yang terlalu berbelit? apakah kamu menemukan diksi yang dirasa kurang pas? kamu juga mungkin perlu memperhatikan peletakkan koma dan panjang kalimatmu. Jangan buat pembaca ngos-ngosan saat membaca tulisanmu ya!


 Jangan Berhenti Untuk Menulis

Dua kunci utama untuk menjadi penulis adalah membaca dan menulis. Sangat wajar bila dalam tulisan pertama kita akan merasa tulisan kita sangat buruk. Teruslah menulis, bila kamu merasa kurang percaya diri, simpanlah tulisanmu dalam draft terlebih dahulu, lakukan secara rutin dan secara perlahan kamu akan melihat hasilnya! Saya pernah melihat artikel yang saya buat beberapa bulan lalu dan menyadari seberapa besar improve yang saya dapatkan pada karya saya—yang terjadi secara bertahap!

Ingat, kamu selalu bisa mengedit tulisan yang sudah kamu buat, namun bila kamu tidak memulai, bagaimana mungkin karyamu akan selesai? Seperti yang orang bilang, You can’t edit from a blank page!


Jadikan Menulis Bagian Dari Rutinitasmu

Yang terakhir adalah komitmen. Wajar bila dalam menulis kita merasakan writer blocks, atau kita merasa bahwa apa yang kita kerjakan belum memberikan hasil sesuai dengan apa yang kita inginkan. Teruslah menulis, terutama bila Anda merasa menulis merupakan salah satu hobby yang Anda sukai! Jangan langsung berorientasi pada hasil! Lakukan yang terbaik, dan biarkan dirimu berekspresi sebebas mungkin!

 

Nah, seperti itulah tips and trick untuk menulis! Menulis untuk pemula memang bukan hal yang mudah—bahkan bagi orang yang sudah terbiasa menulis—sangat wajar bila suatu saat masuk pada fase writer blocks. Semua perlu waktu dan proses. Tetap semangat ya, semoga artikel ini dapat membantumu!

=

Mengenal Clairaudience : Penjelasan dan Ciri Intuisi Pendengaran

Mengenal Clairaudience : Penjelasan dan Ciri Intuisi Pendengaran

Ditulis oleh : Fatihatun Puti Sabrina


Ciri Clairaudience


Setiap orang memiliki jenis intuisinya masing-masing, salah satunya melalui pendengaran atau clairaudience. Clairaudience merupakan jenis psychic hearing. Clair artinya jelas, dan audience memiiki arti pendengaran. Clairaudience adalah orang yang berkomunikasi dengan spirit melalui pendengaran. Lalu apa tanda-tandanya bila Anda seorang clairaudience? 

Ciri Clairaudience:

    1. Mendengar Suara Dari Dalam Kepala Sendiri

Salah satu tanda bila Anda merupakan clairaudience adalah, Anda sering mendengar suara dalam kepala Anda sendiri. Suara ini gentle dan terdengar bijak, bila Anda sedih suara ini akan berusaha menenangkan Anda, dan ketika Anda cemas atau khawatir, suara ini akan  menepis segala hal negatif yang Anda pikirkan tentang diri Anda. Inilah intuisi pendengaran, atau disebut dengan clairaudience.  

Dalam beberapa kondisi, Anda dapat mendengar suara tersebut dan mengetahui apakah suara di kepala Anda suara laki-laki atau perempuan. Namun dalam kondisi lain Anda tidak benar-benar mendengar ‘suara seseorang berbicara', tetapi Anda mengetahui dengan jelas apa yang suara tersebut sampaikan (bagaimana caranya berbicara, isi pesannya, dan juga tone yang digunakan)

    2. Sering Mendengar Nama Anda "Dipanggil" Sejak Kecil

Sebagai clairaudience Anda mungkin sering mendengar seolah seseorang memanggil nama Anda, namun Anda tidak menemukan siapapun.

Bila seorang clairaudience dilengkapi dengan kemampuan melihat (clairvoyance), mereka biasanya dapat melihat dan berkomunikasi dengan spirit (seperti yang biasanya kita lihat pada seorang cenayang). Tetapi ketika seorang clairaudience tidak memiliki kemampuan melihat, biasanya suara eksternal yang ditangkap hanya berupa panggilan nama, atau mendengar seseorang berbicara namun terjadi sangat cepat dan tidak begitu jernih. 

Hal ini sering terjadi ketika saya sedang berkumpul dan melakukan kegiatan dengan teman-teman saya, saya mendengar secara random seseorang berbicara (yang kadang membuat saya celingukkan dan bertanya ‘siapa tadi yang bicara?’—karena saya pikir itu suara teman saya yang lain). Berbeda dengan suara di dalam kepala saya yang terdengar jelas, suara yang saya tangkap dari luar terdengar seperti sebuah chanel radio yang belum pas, suaranya seolah memiliki banyak noise sehingga saya tidak mengerti apa yang disampaikan. Saya hanya mengetahui dari mana suara tersebut berasal, namun tidak mendengar jelas isi pesannya. 

    3. Sering Berbicara Sendiri

Orang-orang clairaudience akan memiliki kecenderungan untuk berbicara sendiri. Berbicara di sini bukan seperti seorang cenayang yang berkomunikasi dengan makhluk halus ya. Ketika seorang clairaudience berkomunikasi dengan suara di kepala mereka, respon yang mereka lakukan kadang dalam bentuk perkataan yang memang benar-benar mereka ucapkan secara lisan (Bukan hanya dialog yang ada di kepala saja). Mereka mungkin tidak akan menyadari ketika mereka tengah berbicara sendiri!

     4. Art interest : Menulis dan Musik 

Seorang clairaudience adalah pendengar yang baik, mereka mendengar dengan jelas—bukan sekedar dari suara namun juga tone, bahkan underlying message dari seseorang yang berbicara kepadanya. Maka dari itu akan sangat mudah bagi clairaudience mengetahui bila seseorang membohongi atau mengatakan hal yang bersebrangan dengan fakta yang ada.

Dalam bidang seni, seorang clairaudience akan sangat mudah terhubung dengan musik dan biasanya memiliki kemampuan menulis. Anda mungkin akan merasa bahwa kata-kata seolah mengalir dalam diri Anda, hal ini karena Anda terbiasa untuk mendengar dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Kemampuan ini membuat Anda mengekspresikan diri dalam musik dan menulis.

    5. Sensitif Dengan Suara Atau Tone Tertentu

Ciri lain yang dapat menjadi tanda bahwa Anda clairaudiene adalah Anda sensitif dengan suara tentu, seperti suara yang terlalu keras atau suara bising. Semisal pada diri saya, ketika mendengar suara ambulance—saya merasa tidak nyaman karena saya merasa khawatir dan gelisah saat mendengar suara tersebut. Ataupun suara lain seperti sebuah goresan pada keramik atau hal-hal yang membuat Anda tidak nyaman. Hal ini terjadi karena pendengaran Anda sangat peka terhadap suara merasa terganggu.

    6. Sering Mendengar high pitch

Salah satu tanda bahwa Anda merupakan clairaudience adalah mendengar high pitch seperti suara dengung tinggi di telinga Anda secara tiba-tiba. Bagi clairaudience ini seperti sebuah konfirmasi atau salah satu cara yang digunakan intuisi Anda untuk membuat Anda memperhatikan sekeliling Anda. So, pay attentions guys!

     7. Musik Terasa Spesial Untukmu

Jika kita berbicara mengenai spiritual, kita akan mengerti bahwa tak ada sesuatu yang kebetulan. Anda akan mengerti bahwa setiap hal dalam hidup Anda terhubung satu sama lain, Anda akan menyadari serapih apa jalan takdir yang Tuhan berikan. Salah satu cara yang bisa digunakan intuisi Anda dalam berkomunikasi dengan Anda adalah melalui musik, seorang clairaudience akan terfokus pada lirik dan quotes bila menonton sebuah film atau musik.

Bila Anda seorang clairaudience, Anda mungkin akan menemukan beberapa musik muncul secara tiba-tiba dalam playlist atau platform tertentu—yang bila Anda dengarkan seperti memberi jawaban akan pertanyaan yang berputar di kepala Anda. Anda mungkin juga sering mendengar musik tertentu berputar di kepala Anda ketika Anda bangun tidur. Hal ini merupakan hal yang wajar bagi clairaudience! Spirit often talk to you through word and music!

Nah itulah ciri-ciri bila Anda seorang clairaudience! Bila Anda merasa bahwa Anda tidak tepat dengan ciri di atas, jangan khawatir, mungkin Anda memilki jenis intuisi lainnya seperti clairvoyance, claircognizance, atau clairsentience!

Jangan lupa share, dan comment! Sampai jumpa pada postingan berikutnya!




Mengenal Jenis-Jenis Intuisi : Mana yang Menjadi Sixth Sense-mu?

 

Mengenal Jenis-Jenis Intuisi, mana yang menjadi sixth sense-mu?

Jenis Sixth Sense


Selama ini kita selalu beranggapan bahwa sixth sense adalah sesuatu yang khusus dan tidak dimilikki oleh semua orang. Padahal, semua manusia memiliki indra keenam karena sejatinya kita semua memiliki intuisi yang kita bawa sejak kita lahir. Bila berbicara mengenai sixth sense, sama artinya dengan mengetahui bagaimana intuisi berkomunikasi dengan kita. Intuisi kita berbicara sesuai dengan sixth sense yang paling dominan dalam diri kita, entah melalui pengelihatan, pendengaran, feeling, penciuman, ataupun pengetahuan.

Secara garis besar ada empat jenis intuisi. Sangat memungkinkan bila satu orang memiliki satu atau lebih intuisi yang dominan, bahkan untuk teman-teman indigo, besar kemungkinan keempat sixth sense ini terbuka dan dimilikki semua. 

Berikut merupakan jenis-jenis intuisi :

1.       Clairvoyance.

Clair memiliki arti jelas atau jernih, sementara voyance memiliki arti pengelihatan. Mudahnya clairvoyance adalah orang yang mampu melihat spirit atau hal yang tidak dapat dilihat oleh orang pada umumnya. Selama ini kita hanya beranggapan bahwa hanya clairvoyance-lah yang memiliki indra keenam, padahal kepekaan indra tiap individu berbeda.

Selain dalam melihat wujud spirit, clairvoyance juga dapat melihat rekaan peristiwa yang terjadi di tempat lain, masa lalu, ataupun masa depan. Clairvoyance biasanya mendapatkan penglihatan visual yang jelas, baik dalam bentuk rekaan peristiwa atau potongan gambar yang mereka lihat.

2.       Clairaudience.

Clairaudience artinya orang yang memiliki pendengaran yang jernih atau jelas.

Seseorang yang memiliki kemampuan clairaudience biasanya sering mendengar bisikkan atau suara seseorang yang berbicara di dalam kepalanya. Kadang juga tidak selalu berupa ‘suara’ , namun seperti Anda mengetahui dengan jelas kata-kata yang Anda terima di kepala Anda. Anda seolah mengetahui tone dan isi pesannya.

Seorang clairaudience biasanya akan mendapatkan intuisi dari suara di dalam kepalanya. Pada diri saya, suara ini selalu menenangkan di saat saya menangis dan ketakutan. (Suara ini tidak pernah terdengar kasar dan menghakimi—jadi bukan seperti  orang yang memiliki permasalahan psikologis ya).

Orang yang memiliki kemampuan clairaudience biasanya tidak menyadari bahwa mereka memilki sixth sense ini. Saya selalu berpikir bahwa selama ini saya hanya mendengar suara saya sendiri, lalu setelahnya saya menyadari, “Ini suara perempuan lain”, lalu setelahnya muncul kembali, “Sekarang suara laki-laki”, hingga akhirnya saya bisa membedakan tiga spirit yang suaranya selalu menemani saya sejak kecil.

3.       Claircognizance

Claircognizance adalah seseorang yang biasanya mendapatkan intuisi dengan ‘mengetahui sesuatu’, seolah mereka mengetahui suatu informasi bahkan untuk hal yang tidak mereka ketahui alasannya apa. Berbeda dengan clairsentience yang mengetahui menggunakan perasaan atau feeling, claircognizance biasanya lebih mengarah ke ‘informasi yang muncul’ entah dari mana, seolah Anda mengetahui sesuatu dan pada akhirnya hal tersebut benar.

Seperti misalnya : Anda mengetahui ketika orang memberi tahu sebuah informasi pada Anda dan informasi tersebut salah (bukan dari perasaaan atau feeling namun informasi yang seolah muncul di kepala Anda)

Biasanya orang-orang claircognizance adalah orang-orang yang logis, mereka akan cerdas dalam sains,  bahkan cenderung tidak percaya dan hal-hal berbau spiritual.

4.       Clairsentience

Clairsentience merupakan sixth sense paling dominan yang saya milikki. Clairsentience adalah psychic feeling. Intuisi biasanya akan bekerja pada clairsentience melalui firasat atau perasaan. Seperti contoh, merasakan bagaimana atmosphere suatu ruangan ketika Anda melangkah masuk ke dalam, atau mengetahui bahwa seseorang memiliki niat yang kurang baik terhadap Anda. Semua ini bukan didapatkan dari penglihatan mata, namun dari ‘feel’ atau perasaan Anda.

Saya pernah merasa sedih dan ingin menangis ketika mengunjungi Gedung lawang sewu di Semarang. (yang selama ini terkenal dengan kisah menakutkan dan mistis). Saya tidak merasakan nuansa horor sedikitpun, saya justru sedih dan ingin menangis. Setelah saya pulang dan mencari informasi, saya baru menyadari bahwa emosi yang saya rasakan dikarenakan sejarah lain, yaitu pembantaian dan penyiksaan yang dilakukan pada semua tahanan—yang rasa sedihnya justru saya serap paling dominan.

Bila Anda clairsentience, Anda perlu mendengarkan firasat Anda. Anda mungkin akan mudah merinding, sering merasakan sensasi hangat di pusat dada Anda, dan berbagai hal lainnya. Bagi clairsentience, merinding juga tak selalu diartikan oleh sesuatu yang mistis dan menakutkan, namun seperti konfirmasi untuk sesuatu yang ingin kita ketahui atau tengah kita lakukan!



Mengetahui sixth sense Anda akan membantu Anda dalam mengerti cara komunikasi dari intuisi Anda. Entah mau mendengarkannya atau tidak, percayalah intuisi kita adalah sesuatu yang mengarahkan kita pada perkembangan psikis, mental, dan spiritual. Setelah membaca jenis jenis intuisi pada postingan ini, apakah Anda sudah mengetahui bagaimana intuisi berkomunikasi dengan Anda?

Jenis- Jenis Meditasi, Mana yang tepat untukmu?

 Jenis- Jenis Meditasi, Mana yang tepat untukmu?

Ditulis oleh : Fatihatun Puti Sabrina

Meditasi merupakan sebuah aktivitas yang dapat bermanfaat bagi fisik, mental, dan spiritual. Selama ini kita mungkin sudah mendengar tentang meditasi, namun berpikir skeptis akan bagaimana meditasi dilakukan. Tahukah Anda bahwa meditasi dibagi menjadi beberapa jenis? Berikut merupakan jenis-jenis meditasi :

Jenis-jenis meditasi


Jenis – Jenis Meditasi

1. Meditasi Spiritual

Jenis meditasi yang pertama adalah meditasi spiritual, meditasi ini bisa dilakukan dalam keheningan atau dengan berbicara (Affirmations). Terlepas dari latar belakang agama apapun, meditasi spiritual akan membangun dan menguatkan kepercayaan kita kepada sang Pencipta. Bila dikaitkan dengan perjalanan spiritual dalam diri sendiri, meditasi ini membantu perkembangan spiritual—seperti misalnya : Sebagai media untuk refleksi diri, untuk memahami dan mendengar suara hati, sekaligus untuk menemukan misi jiwa seseorang. (terutama untuk orang-orang yang misi jiwanya berkaitan dengan memberikan sesuatu untuk orang lain).

2. Mindfull Meditation

Bila meditasi spiritual lebih populer di timur, meditasi mindfulness lebih dikenal di barat. Meditasi mindfulness merupakan meditasi yang membuat kita fokus untuk apa yang terjadi saat ini. Hal ini mencegah kita untuk terlalu khawatir dengan masa depan, atau masih terbayang oleh sesuatu yang terjadi di masa lalu.

Dalam melakukan meditasi mindfulness dimulai dengan fokus dalam mengatur teknik pernafasan, dalam meditasi ini kita tidak perlu menyingkirkan berbagai macam pikiran yang bisa saja muncul secara tiba-tiba dalam sesi meditasi, mindfulness meditation membiarkan bila ada pemikiran yang muncul, sebagai salah satu bentuk kesadaran akan apa yang kita pikirkan dan rasakan. Ketika ada pemikiran yang muncul secara tiba-tiba, biarkan, kemudian kembalikan fokus Anda dalam mengatur pernafasan Anda.

Meditasi ini bagus untuk mengurangi stres, depressi, atau anxiety. Meditasi mindfull juga dapat dilakukan untuk membantu resiliensi diri kita dalam menghadapi kondisi sulit.

3. Meditasi gerak

Berbeda dengan meditasi lain yang dilakukan dengan berdiam, meditasi gerak mencoba memusatkan kesadaran diri kita pada gerakkan tubuh. Salah satu contoh dari meditasi gerak adalah yoga, namun hal-hal sederhana seperti berjalan di atas rumput, melakukan pekerjaan rumah, dan lain-lain—juga dapat dimasukkan sebagai meditasi gerak. Dalam meditasi ini, pergerakkan tubuh menjadi kunci utama.

Bila Anda merupakan orang yang merasa lebih mudah untuk berkonsentrasi ketika melakukan sesuatu, meditasi ini akan menjadi meditasi yang tepat untuk Anda.

4. Meditasi Visualisasi

Meditasi ini merupakan salah satu meditasi yang sering saya lakukan. Meditasi visualisasi, merupakan meditasi dengan membayangkan suatu tempat, suasana, atau kondisi tertentu. Meditasi ini bisa dilakuakan dengan membayangkan bila diri Anda berada di tengah kondisi alam yang damai, berada di tengah deburan ombak, dan lain-lain.

Meditasi ini juga dapat dilakukan untuk memanifestasikan sesuatu dengan visualisasi pikiran Anda. Kita perlu meyakini, bahwa emosi, pikiran, dan tindakan merupakan energi. Meditasi visualisasi sangat tepat digunakan untuk orang-orang yang kreatif dan merasa mudah dalam visualisasi.

5. Meditasi Affirmations 

Yang ke-5 adalah meditasi affirmations, meditasi ini seperti mengucapkan kalimat-kalimat positif entah untuk diri sendiri, orang lain, atau untuk lingkungan sekitar. Dalam praktiknya meditasi ini memusatkan sugesti setiap kata yang diucapkan dengan penuh keyakinan.

Seperti contohnya, “Aku layak untuk mendapatkan semua mimpiku”, “Aku siap untuk menerima kebahagiaan yang besar”, “Tak ada limitasi dalam diriku, karena ada tangan Tuhan yang membentuk diriku”, dan berbagai kata-kata positif lainnya.

Perlu kita ingat untuk tidak menggunakan kata-kata negatif bagi diri kita atau orang lain. Ucapkan semua kalimat dengan hati yang tulus dan penuh cinta kasih. Dengan melakukan meditasi ini, kita dapat lebih mencintai diri sendiri, bersyukur, dan berpikir positif.

6. Meditasi Chanting

Dalam meditasi ini, media musik, kata-kata, melody, merupakan unsur penting yang digunakan. Sebagai seorang clairaudience meditasi chanting memiliki pengaruh yang cukup besar dalam diri saya. Namun untuk melakukannya kita perlu memastikan bahwa suara, subliminal, atau melodi yang kita gunakan berasal dari sumber yang terpercaya. Terutama subliminal dan binnarual beats, karena pesan yang disampaikan tersirat dan hampir sulit kita temukan.

7. Meditasi Kondisi Tubuh

Jenis meditasi yang terakhir adalah meditasi  yang digunakan untuk memperhatikan kondisi tubuh kita secara utuh (body scan). Meditasi ini sangat tepat digunakan ketika Anda merasakan kondisi tubuh yang kurang nyaman, seperti misalnya : Tegang bahu, leher terasa sakit (yang mungkin terjadi karena stres) dan lain-lain

Untuk melakukannya, Anda perlu meregangkan bagian tubuh Anda satu demi satu. Duduklah dalam posisi yang nyaman, lalu mulai scan body meditation dengan memusatkan perhatian Anda pada kaki Anda, biarkan otot-otot Anda menjadi rileks, atur pernafasan Anda seperti meditasi pada umumnya, namun pastikan Anda fokus untuk membuat rileks bagian tubuh Anda. Ketika bagian kaki sudah rileks, Anda bisa melanjutkan pada paha, bahu, leher, hingga ke atas.

Nah, pembahasan di atas merupakan jenis-jenis meditasi yang perlu kita ketahui. Sangat memungkinkan bila Anda akan menggabungkan beberapa meditasi karena pada dasarnya beberapa meditasi akan terhubung dengan jenis meditasi lainnya.

Seperti misalnya pada diri saya : Ketika ingin berbicara  dengan diri sendiri saya menggunakan meditasi spiritual, ketika ingin menyampaikan seseuatu pada seseorang saya akan menggunakan meditasi visual, dan ketika saya lelah dan benar-benar tidak mood saya akan menggunakan meditasi chanting—yang biasanya saya lakukan sembari bersantai atau melakukan kegiatan lainnya.

Tak ada salahnya untuk mencoba jenis meditasi yang baik untuk diri Anda, yang penting Anda dapat mengetahui jenis meditasi apa yang tepat untuk diri Anda.

Sampai jumpa pada postingan selanjutnya!


Mengenal Meditasi : Pengertian, Manfaat, dan Tips Melakukan Meditasi

 

Mengenal Meditasi : Pengertian, Manfaat, dan Tips Melakukan Meditasi

Apa itu Meditasi?

Selama ini, banyak yang mengira bahwa meditasi adalah praktis yang aneh dan membutuhkan ritual atau persiapan khusus. Padahal meditasi  merupakan sebuah kegiatan yang dapat dilakukan siapa saja dan tidak memerlukan effort yang besar. Meditasi merupakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk menenangkan tubuh dan pikiran, meditasi akan membantu seseorang untuk melatih kesadaran akan kondisi diri sendiri dan benar-benar merasakan hidup di masa sekarang.

Meditasi

Mengapa kita perlu meditasi ?

Berikut manfaat yang bisa kita dapatkan dengan melakukan meditasi:

  1.    Memahami Apa Yang Sebenarnya Kita Rasakan
  2.    Mengurangi tingkat stres
  3.    Semakin Terhubung Dengan Diri Kita Sendiri
  4.    Meningkatkan Konsentrasi
  5.    Melatih Intuisi Kita Agar Lebih Sensitif
  6.    Memberikan “Me Time” Untuk Diri Kita

Tips Dalam Melakukan Meditasi

1. Siapkan Tempat Yang Kondusif

Dalam memulai meditasi, kita akan belajar untuk ‘benar-benar hadir’ dan meninggalkan sejenak semua beban dan kepenatan hidup yang kita alami.  Situasi yang kurang kondusif dapat membuat Anda kesulitan berkonsentrasi, terutama bila Anda seorang pemula, Anda akan lebih mudah  terdistraksi di lingkungan yang kurang kondusif. 

2. Posisikan Tubuh Anda Senyaman Mungkin

Salah satu sikap tubuh yang sangat dianjurkan dalam meditasi adalah duduk bersila, dengan  posisi punggung yang tegap. Bila dilihat dari aspek energi dan spiritual, kondisi ini akan menghubungkan antara root cakra (cakra yang berada di paling bawah), hingga cakra mahkota (crown cakra) yang berada di paling atas. Root cakra akan terhubung dengan energi di bumi, dan crown cakra Anda akan terhubung ke langit, sehingga membentuk sebuah garis vertikal yang saling berkaitan. Namun bila posisi duduk membuat Anda kurang nyaman, Anda bisa melakukan Meditasi dengan berbaring. Posisikan tubuh Anda senyaman mungkin.

3. Minimalisir Pencahayaan

Salah satu tips yang membuat sesi meditasi Anda terasa ‘intim’ adalah dengan menggunakan lilin dibanding menggunakan cahaya lampu biasa. Sebenarnya, tak ada masalah untuk menggunakan keduanya, namun bila Anda tengah melatih konsentrasi, penggunaan lilin akan membuat pandangan Anda terfokus pada api yang dipancarkan. Coba pikir kembali—ketika bola mata Anda bergerak, bukankah pikiran kita terus terhubung dan tidak berhenti  berjalan? Dengan memusatkan pandangan kita pada suatu titik, kita memberi sinyal ke pada otak kita untuk meninggalkan hal-hal lain yang tidak perlu kita perhatikan. Tips ini sederhana, namun patut untuk dicoba!

4. Atur Pola Pernafasan

Tarik nafas Anda dalam-dalam, tahan beberapa detik, sebelum menghembuskan melalui mulut Anda secara perlahan. Rasakan bagaimana semua rasa lelah, beban pikiran, dan semua bias yang Anda bawa sebelumnya seolah mengalir keluar seiring dengan hembusan nafas Anda. Lakukan ini secara berulang dengan kesadaran penuh bahwa Anda memegang kendali atas diri Anda. Teknik seperti ini tidak hanya digunakan dalam meditasi, saya selalu melakukan ini setiap saya merasa sangat cemas dan ingin menangis. Mengatur pernafasan akan membantu kita untuk menyingkirkan bias dan benar-benar hadir dalam diri kita sekarang.

5. Jangan kendalikan pikiran Anda.

Sangat mungkin ketika Anda sedang meditasi, dan beberapa hal muncul di pikiran Anda. Hal ini sering saya alami, dan dari sana saya belajar, semakin saya mencoba mengendalikan pikiran saya, semakin sulit saya fokus dan meditasi saya terasa tidak mengalir alami karena adanya rasa tekanan.  Jadi, saya membiarkan bila ada distraksi yang mengganggu pikiran saya, namun tidak bereaksi akan hal tersebut.  Hal ini akan membuat pikiran Anda bisa kembali fokus lebih cepat.

Jangan berusaha untuk mengendalikan pikiran Anda, Anda tidak bisa mencegahnya, namun Anda bisa memilih untuk tidak bereaksi akan apa yang Anda pikirkan.

6. Cari Meditasi Terbaik Untuk Diri Anda

Ada banyak meditasi yang bisa Anda gunakan, seperti contoh—bila Anda seorang yang baik dalam memvisualisasikan sesuatu, Anda dapat mencari meditasi yang menuntut Anda untuk membayangkan sesuatu. Contoh lain, bila Anda seorang clairaudience (psychic hearing), Anda bisa memilih meditasi dengan frekuensi dan vibrasi tertentu. Saya seorang clairsentience dan clairaudience, jadi dua meditasi yang paling berpengaruh bagi saya adalah subliminal / Binarual beats, atau meditasi dengan melibatkan emosi saya untuk merasakan sesuatu. Carilah meditasi yang tepat untuk Anda!

7. Sadari kemampuan Diri Sendiri

Meditasi merupakan bagian dari self care, Jadi memaksakan diri untuk mengikuti sesi meditasi selama 30 menit lebih bukan hal yang mudah bagi semua orang. Bila Anda hanya mampu untuk melakukan meditasi selama 10 menit, tak masalah. Bahkan lima menitpun tak masalah! Semua kembali pada kenyamanan dan kemampuan diri sendiri, untuk apa melakukan self care namun tidak merasa nyaman sedikitpun?

 

Nah berikut merupakan pengertian, manfaat, dan tips mengenai  meditasi. Ambilah tips yang tepat untuk diri Anda, karena kenyamanan dan prespektif setiap individu tentu berbeda. Sampai jumpa di postingan berikutnya!